Sinopsis: Di tengah arus digital yang semakin deras, remaja Kristen menghadapi tantangan serius dalam hal pembentukan karakter, moralitas, dan pertumbuhan iman. Paparan terhadap konten negatif seperti pornografi digital, serta minimnya pendampingan rohani yang kontekstual, telah mengaburkan arah pemuridan yang sejati. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji strategi pemuridan remaja Kristen di era digital melalui pendekatan Pendidikan Agama yang kontekstual dan literasi iman yang relevan bagi bangsa-bangsa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif denganstudi kasus di sekolah KristenMahanaim English Program –English Secondary(MEP–ESP), menggambarkan bagaimana proses pemuridanyang reflektif, dialog terbimbing, dan penggunaan media edukatif sederhana dapat menjadi jalan pemuridan yang efektif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi nilai-nilai Alkitab dalam konteks kehidupan digital mampu menumbuhkan kesadaran moral, tanggung jawab pribadi, dan komitmen spiritual siswa. Selain itu, literasi iman yang berakar pada kasih Kristus membuka peluang bagipemuridan lintas budaya dan bangsa. Artikel ini merekomendasikan pengembangan model pemuridan kontekstual berbasis Pendidikan Agama Kristen sebagai jawaban atas kebutuhan generasi digital yang ingin bertumbuh dalam iman dan berdampak bagi dunia.
| Link | |
| Pengarang | Chanita Christie |
| Penerbit | STT Kerusso Indonesia |
| Tempat Terbit | Bekasi |
| Tahun Terbit | 2025 |
| Edisi | Vol. 6 No. 2 2025 Hal 18-34 |
| Halaman | 17 hlm |
| Lokasi | |
| Status Buku | Gratis |
| Statisik | 184 |
| Tersedia | ya |