Sinopsis: Para pendidik atau guru yang berada di era society5.0wajib memanfaatkan tiga hal ini yaitu: Internet of thingspada dunia Pendidikan (IoT), Virtual/Augmented realitydalam dunia pendidikan, dan pemanfaatan Artificial Intelligence(AI) untuk mengetahui serta mengidentifikasi kebutuhan pembelajaran yang dibutuhkan oleh peserta didik. “Dengan adanya banyak perubahan teknologi, sehingga apakah kompetensiguru dapat tergantikan oleh teknologi? Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kompetensi guru Pendidikan Agama Kristen (PAK) dalam menghadapi teknologi pendidikan di era Society 5.0.Dan khususnya untuk kompetensi guru PAK yang kreatif dan inovatif serta bermutu dan relevan dengan kebutuhan zaman.Penelitian ini menggunakan metode kualitatif berupa analisa deskritif. Analisis digunakan peneliti untuk mengkaji kompetensi guru PAK secara tidak langsung. Ada kompetensiguru yang tidak ada dierateknologi sepertiinteraksi secara langsung di kelas, ikatan emosional guru dan siswa, penanaman karakter, nilai hidup dan teladan seorang guru. Khususnya kompetensi guru PAKyang tidak adadi era Society 5,0berupa kompetensi kepribadian, kompetensi sosial dan kompetensi pendagogis. Berdasarkan hasil penelitian, disarankan dalammenghadapi era masyarakat 5.0, guru PAKtetap memiliki dan mengembangkankompetensi kepribadian, pendagogik dan sosial yang baik, menjadi inspirasi bagi tumbuhnya afektif dan kreativitas siswa. Bertransformasi menjadi guru yang berkompetensidan tangguh